Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Prof. Usman Pato, Dosen Jurusan Teknologi Pertanian Menjadi Invited Speaker Pada ICAFES 2025

Agustus 30, 2025
Jurusan Teknologi Pertanian
0 tayangan
Prof. Usman Pato, Dosen Jurusan Teknologi Pertanian Menjadi Invited Speaker Pada ICAFES 2025

Pekanbaru – The 2nd International Conference on Agriculture, Food, and Environmental Sciences (ICAFES) 2025 sukses diselenggarakan pada 30 Agustus 2025 di Gedung Integrated Classroom, Kampus Bina Widya Universitas Riau, dengan format hybrid yang memungkinkan partisipasi tatap muka maupun daring melalui Zoom. Konferensi internasional tahunan yang diinisiasi oleh Fakultas Pertanian Universitas Riau ini menjadi forum global untuk mendorong keunggulan akademik, kolaborasi internasional, dan dialog lintas disiplin dalam menghadapi tantangan kompleks di bidang pertanian dan lingkungan.

ICAFES 2025 mempertemukan peneliti, praktisi, dan mahasiswa dari wilayah Indonesia dan dunia untuk berbagi wawasan, temuan riset, dan inovasi praktis yang mendukung pertanian berkelanjutan, ketahanan pangan, serta adaptasi perubahan iklim. Program konferensi meliputi keynote address, invited speakers, presentasi ilmiah, diskusi panel, dan kunjungan lapangan, yang memastikan keterlibatan dan dampak yang luas.

Salah satu sorotan utama konferensi ini adalah kehadiran Prof. Usman Pato, dosen Jurusan Teknologi Pertanian Universitas Riau, sebagai invited speaker. Dalam paparannya, Prof. Usman membahas manfaat probiotik dalam mencegah kanker, hasil dari riset mendalam yang ia lakukan di bidang mikrobiologi.

“Probiotik tidak hanya menjaga keseimbangan mikroflora usus, tetapi juga menunjukkan potensi signifikan dalam pencegahan penyakit degeneratif seperti kanker,” ujar Prof. Usman dalam sesi presentasi. Ia juga menekankan pentingnya riset pangan fungsional untuk meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus membuka peluang pengembangan produk pangan inovatif.

Kehadiran Prof. Usman sebagai pembicara undangan memperkuat reputasi Universitas Riau di tingkat internasional dan menunjukkan kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam menghasilkan pengetahuan yang aplikatif untuk menjawab tantangan global di sektor pangan dan lingkungan. (E.RPJ)