Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Tim Pengabdian Jurusan Teknologi Pertanian Lakukan Pembinaan UMKM Kerupuk Sagu di Desa Koto Kari Kuantan Singingi

Agustus 16, 2025
Jurusan Teknologi Pertanian
0 tayangan
Tim Pengabdian Jurusan Teknologi Pertanian Lakukan Pembinaan UMKM Kerupuk Sagu di Desa Koto Kari Kuantan Singingi

Sabtu, 16 Agustus 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang diketuai oleh Angga Pramana, S.P., M.Sc. melaksanakan kegiatan pembinaan terhadap pelaku usaha kerupuk sagu di Desa Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi, Sabtu (16/8). Kegiatan ini mengangkat tema “Pembinaan UMKM Kerupuk Sagu sebagai Produk Pangan Lokal dalam Mewujudkan Desa Mandiri Pangan dan Berkelanjutan.”

Acara diawali dengan kunjungan ke UMKM Aisyah, salah satu dari lima UMKM pengolah kerupuk sagu di desa tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau proses produksi dan mengidentifikasi tantangan yang dihadapi pelaku usaha. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi di Balai Desa Koto Kari.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Kepala Desa Koto Kari, Wawan Gunawan, S.P., memberikan sambutan dan mengapresiasi langkah tim pengabdian dalam membantu pengembangan potensi pangan lokal khas Kuansing. “Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kapasitas UMKM kerupuk sagu agar lebih berkualitas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” ungkapnya.

Sesi utama kegiatan menghadirkan Chandra Gunawan, S.P., M.TP. sebagai narasumber yang menyampaikan materi Cara Pengolahan Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Materi ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan pelaku usaha mengenai standar mutu dan keamanan pangan sehingga produk kerupuk sagu dapat memenuhi kebutuhan konsumen sekaligus mendukung terwujudnya desa mandiri pangan.

Ketua tim, Angga Pramana, S.P., M.Sc., menegaskan komitmen tim untuk terus mendampingi UMKM lokal. “Kerupuk sagu adalah produk khas Kuantan Singingi yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Melalui pembinaan ini, kami berharap UMKM di Desa Koto Kari semakin siap berkembang dan mampu memperkuat perekonomian desa secara berkelanjutan,” ujarnya. (E.RPJ)