Please ensure Javascript is enabled for purposes of website accessibility
Berita

Universitas Riau Gelar Pengabdian Masyarakat di Sekolah Alam Sahabat Qur’an Siak: Edukasi Pencegahan Stunting, Praktik Pengolahan Ikan Gabus, hingga Pelatihan Pemasaran

Oktober 01, 2025
Jurusan Teknologi Pertanian
0 tayangan
Universitas Riau Gelar Pengabdian Masyarakat di Sekolah Alam Sahabat Qur’an Siak: Edukasi Pencegahan Stunting, Praktik Pengolahan Ikan Gabus, hingga Pelatihan Pemasaran

Siak, 20 September 2025 - Tim dosen Universitas Riau yang berasal dari Jurusan Teknologi Pertanian, Agribisnis, dan Keperawatan sukses melaksanakan rangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui tema “Transformasi Pangan Lokal Ikan Berbasis Zero Waste Menuju Generasi Bebas Stunting pada Unit Bisnis Sekolah Alam Sahabat Qur’an di Kabupaten Siak” yang berfokus pada peningkatan kualitas pangan, pencegahan stunting, serta penguatan keterampilan kewirausahaan berbasis olahan ikan lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Rahmayuni, S.P., M.Sc.

Kegiatan ini diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengelola yayasan dan unit bisnis sekolah pada 21 Agustus 2025. FGD menghasilkan kesepakatan mengenai fokus kegiatan, yaitu edukasi peningkatan gizi keluarga, pengolahan ikan gabus olahan berbasis zero waste sebagai diversifikasi pangan lokal, serta strategi pemasaran produk olahan yang telah dihasilkan.

Selanjutnya, pada 12 September 2025, dilaksanakan edukasi yang dihadiri oleh orang tua siswa dan juga pengelola yayasan. Edukasi ini membahas pengendalian stunting di tingkat keluarga, pengolahan pangan berbasis ikan untuk mendukung pencegahan stunting, dan keamanan pangan serta personal hygiene di rumah tangga. Materi yang disampaikan menekankan pentingnya 1000 hari pertama kehidupan, peran pola asuh, sanitasi, serta konsumsi protein hewani, khususnya ikan gabus, dalam mencegah stunting.

Kegiatan berikutnya berlangsung pada 20 September 2025 dengan pelaksanaan praktik pembuatan pangan olahan ikan gabus yang meliputi pembuatan nugget, abon, dan kaldu ikan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan pelatihan digital marketing dan marketing mix untuk mendukung pengembangan unit bisnis sekolah serta memotivasi siswa yang berminat dalam bidang kewirausahaan.

Kegiatan ini melibatkan kolaborasi dosen lintas bidang bersama pengelola yayasan, orang tua, dan unit bisnis sekolah. Hasil yang ditargetkan tidak hanya berupa peningkatan literasi gizi keluarga, tetapi juga lahirnya produk olahan ikan gabus yang siap dipasarkan dengan identitas merek yang kuat. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan mampu memberikan manfaat ganda, yakni memperkuat upaya pencegahan stunting sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis pangan lokal. (E.SAN)